Dispatch Mengungkap PD Ahn Joon Young Jadikan Baekho NU’EST “Kambing Hitam” Demi Kurangi Hukuman Manipulasi Voting

Posted by
Dispatch Mengungkap PD Ahn Joon Young Jadikan Baekho NU'EST "Kambing Hitam" Demi Kurangi Hukuman Manipulasi Voting

Dispatch mengungkapkan bahwa Kang Dongho adalah korban dari Ahn Joon Young, pelaku dalam kasus manipulasi voting.

Pengadilan juga mendefinisikan Kang Dongho sebagai “korban”. Ahn Joon Young dan staf Mnet tahu Kang Dongho menderita gangguan kecemasan. Faktanya, Kang Dongho jatuh di jalan selama syuting dan Dispatch mendapatkan kesaksian dari staff “Produce 101 season 2”, “Saat syuting VCR di Cheongdam-dong, Kang Dongho tiba-tiba duduk di jalan sambil berkata dia tidak bisa bernapas. Anggota staf dengan cepat menelepon agensi Kang Dongho karena situasi mendesak,” ungkap staf tersebut kepada Dispatch.

Pledis Entertainment secara aktif membantu Kang Dongho dengan perawatannya dan kondisinya, juga ditunjukkan kepada Mnet. Masalahnya adalah Ahn Joon Young membuat interpretasi tentang Dongho yang mengatakan “Tidak apa-apa untuk dieliminasi sekarang” menjadi “Saya ingin dieliminasi sekarang”.

Pada Mei 2017, di Incheon Samsan Gymnasium keduanya bertemu di lorong. Ahn Joon Young bertanya, “Apa kamu bilang ingin keluar dari kompetisi?” dan Kang Dongho menjawab bahwa dia tidak akan menyesal bahkan jika dia dieliminasi, tapi dia tidak secara eksklusif menyatakan bahwa dia ingin dieliminasi secara manipulatif.”

Dua tahun kemudian, jawaban ini menjadi alasan Ahn Joon Young atas manipulasi tersebut. Dia terus menyebutkan bahwa “karena trainee ingin keluar dari kompetisi, saya mengubah peringkat”.

Pengacara Bang Jeong Hyun menjelaskan, “Agar logika Ahn Joon Young terbentuk, Kang Dongho harus diakui sebagai komplotannya dan menjadi tersangka”. Teman dekat Kang Dongho berkata, “Tidak diragukan lagi bagaimana Kang Dongho menghabiskan satu menit dan satu detik hidupnya. Dongho pernah berkata itu sulit tapi dia menyelesaikannya dengan usaha terbaiknya sehingga tidak ada rasa malu dalam setiap suara yang dia terima”.

Sumber (1)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *