3 Cara “Tale Of The Nine-Tailed” Menempatkan Sentuhan Unik Pada Cerita Tradisional

Posted by
3 Cara "Tale Of The Nine-Tailed" Menempatkan Sentuhan Unik Pada Cerita Tradisional

Drama “Tale of the Nine-Tailed” menyenangkan pemirsa dengan putarannya pada genre fantasi dan penafsiran ulang cerita tradisional!

Drama tvN yang banyak ditunggu-tunggu yang dibintangi oleh Lee Dong Wook, Jo Bo Ah, dan Kim Bum itu kini telah menayangkan dua episode pertamanya. Ini bercerita tentang gumiho jantan (rubah berekor sembilan mitos) bernama Yi Yeon (Lee Dong Wook) yang telah menetap di kota, dan sutradara produksi yang tak kenal takut bernama Nam Ji Ah (Jo Bo Ah) yang mencoba untuk menemukan mengetahui kebenaran di balik hilangnya orang tuanya. Kim Bum berperan sebagai Yi Rang, saudara tiri Yi Yeon dan anak dari manusia dan seorang gumiho. Sejauh ini, drama tersebut telah sukses besar dalam hal rating, mendapatkan tempat No. 1 di antara drama Rabu-Kamis.

Saat pemirsa menantikan episode selanjutnya dari cerita, tiga poin telah dibagikan yang membedakan drama dari acara lainnya!

1. Penciptaan kisah “K-fantasi”


“Tale of the Nine-Tailed” menampilkan cerita unik di mana karakter dari cerita rakyat Korea terlihat seperti kita. Drama ini membuat adegannya semakin memikat dengan memasukkan karakter yang dapat dikenali dalam bentuk baru dan menarik, seperti Suster Rubah, Buddha batu, dan makhluk mitos bulgasari, yang merupakan monster pemakan logam. Bonus tambahannya adalah drama tersebut akan meningkatkan kesadaran tentang beberapa individu menarik dari dongeng tradisional Korea ini.

lee dong wook 2

2. Seorang gumiho laki-laki yang juga merupakan pahlawan aksi romantis


Salah satu aspek dari drama yang menarik banyak perhatian menjelang penayangan perdananya adalah karakter utama gumiho adalah seorang pria, karena kebanyakan karakter gumiho dalam cerita adalah wanita. Selain itu, karakter Lee Dong Wook, Yi Yeon, adalah gumiho sekaligus mantan roh gunung di Pegunungan Baekdudaegan, dan dia adalah “Pahlawan super Korea” yang memiliki keterampilan luar biasa jauh melampaui kemampuan manusia. Meskipun dia memiliki semua sifat dari seorang bintang laga, ceritanya juga memiliki kisah romantis karena Yi Yeon menghabiskan berabad-abad menunggu kebangkitan cinta dalam hidupnya, sesuai dengan sifat rubah yang umumnya dikenal kawin seumur hidup.

lee dong wook 3

3. Pengaturan modern dari cerita tradisional


“Tale of the Nine-Tailed” juga mengubah latar dari cerita tradisional menjadi dunia pertunjukan modern. Misalnya, sungai yang menjadi pembatas antara kehidupan ini dan akhirat (“Samdochun“) dalam drama tersebut disulap menjadi “Kantor Imigrasi Setelah Kehidupan”.

Demikian pula, tayangan tersebut menafsirkan kembali kisah Pengantin Siput (“Ureonggaksi”) yang membuat santapan lezat untuk suaminya dalam dongeng tersebut, dengan menampilkan sebuah restoran bernama “Ureonggaksi” yang menyajikan hidangan tradisional Korea.

Sementara penjaga gerbang menuju akhirat biasanya adalah karakter yang menyeramkan, dia menyesap es Americano dan bertarung dengan komputer di kantor yang canggih dan antik, dan Pengantin Siput menjadi pemilik ramah dari sebuah restoran indah yang menampilkan perpaduan desain modern dan tradisional.

tale of the nine tailed 2

Tim produksi menyatakan, “Kami melakukan yang terbaik untuk menyajikan drama kreatif yang mencakup alur cerita yang tidak dapat diprediksi dan menyenangkan kepada pemirsa.” Mereka menambahkan, “Akan ada lebih banyak karakter dari berbagai dongeng yang muncul dalam drama dan terlibat dengan karakter utama saat mereka menemukan takdir mereka, dan itu akan meningkatkan sensasi cerita. Harap perhatikan ‘Tale of the Nine-Tailed’, yang akan menjadi lebih menarik saat cerita terungkap.”

Sumber (1)